1 Oktober: Hari Kesaktian Pancasila 2 Oktober: Hari Batik Nasional 5 Oktober: Hari Tentara Nasional Indonesia (TNI) 10 Oktober: Hari Kesehatan Jiwa 15 Oktober: Hari Hak Asasi Binatang 16 Oktober: Hari Parlemen Indonesia 16 Oktober: Hari Pangan Sedunia 24 Oktober: Hari Dokter Nasional 24 Oktober: Hari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) 27 Oktober: Hari Listrik Nasional 28 Oktober: Hari Sumpah Pemuda 30 Oktober: Hari Keuangan

Gelar Acara Renstra Kepemudaan, Faisal Berharap Program Kepemudaan Harus Lebih Terarah

  • Kedeputian,Lintas Sektor
  • Selasa, 03 Oktober 2017

DEPUTI I | Bogor. Hotel 101. Deputi Pemeberdayaan melalui Sekretariat Deputi, telah melaksanakan kegiatan acara Penyusunan Naskah Kebijakan Rencana Strategis (Renstra) Revisi Kedeputian Pemberdayaan Pemuda Tahun 2016-2019, yang berlangsung selama 4 hari Minggu-Rabu (27-30/8/17).  

Kegiatan dibuka oleh Deputi Pemberdayaan Pemuda Prof. Dr. Faisal Abdullah, S.H., M.Si., DFM. Yang di dampingi Sekretaris Kedeputian DR. IGN Bagus Sucitra SH., M.Si. Dalam sambutan pada pembukaan acara tersebut, Faisal menyampaikan bahwa program di kedeputian kedepan, agar pelaksanaan kegiatannya dapat berjalan dengan baik dan dapat memberi manfaat, selain itu kegiatan Penyusunan Renstra ini dimaksudkan sebagai kerangka dalam membuat Grand Design  kepemudaan yang baik berkualitas serta terarah. Faisal menambahkan kegiatan ini agar dapat dilaksakan dengan serius sehingga diperoleh hasil maksimal, dalam paparan lainnya Faisal juga berharap bahwa Renstra ini nantinya bisa menjadi pengawal terhadap keberlanjutan program kepemudaan.  

“Selamat datang kepada para Peserta Rapat Diskusi, dan semoga acara yang akan berlangsung selama 3 hari ini dapat berjalan dengan baik dan dapat memberikan manfaat besar terhadap program kepemudaan, selain itu saya berharap bahwa kegiatan yang akan dilaksanakan ini dapat menghasilkan Grand Design  program kepemudaan yang baik dan berkualitas serta terarah, untuk itu agar dapat dilaksanakan dengan serius agar ouput dari kegiatan ini dapat di peroleh secara maksimal apa saja yang menjadi kebeutuhan pemuda dengan penyesuaian program kepemudaan kedepan, terakhir saya sampaikan bahwa renstra ini harus menjadi pengawal terhadap keberlanjutan program kepemudaan yang akan datang”.  

Turut hadir dalam acara tersebut jajaran Asisten Kedeputian seperti Asdep Tenaga dan Peningkatan SDP. Drs. Djunaedi, M.Si, Asdep IPTEK dan IMTAQ Esa Sukmawijaya, SP, M.Si. Asdep Wawasan Pemuda Drs. Mulyadi, M.Si, Asdep Peningkatan Kapasitas Pemuda Dr. Alman Hudri, M.Pd, dan Asdep Peningakatan Kreativitas Pemuda Dr. Ir. Eny Budi Sri Haryani, M.Si. yang bergiliran menyampaikan kisi-kisi serta steatmentnya terkait kegiatan yang dilaksanakan oleh Sesdep Deputi Pemberdayaan Pemuda.   

Dalam pelaksananaan kegiatan tersebut pihak panitia juga menghadirkan narasumber dari luar  yang di wakili insan media seperti MetroTV, dimana merupakan bagian salah satu elemen penting sebagai media yang konsen terhadap informasi pemberitaan. Kehadiran media dalam kegiatan ini dianggap sangat dibutuhkan karena merupakan unsur media sosialisasi dalam membagi informasi kepada masyarakat.   Adapun dari MetroTV yang di wakili oleh 3 Orang Crew diantaranya Naniek Andini GM Marketing, Tatu Ratu Nurhasanah Sales Senior Manager MetroTV serta Boy Noya Asisten Direktur Sales Marketing.   

Satu dari 3 Crew MetroTV. Naniek Andinie, menyampaikan bahwa pentingnya promosi dan sosialisasi kegiatan pemerintah dalam hal ini Kemenpora, dan perlunya membangun brand sesuai fungsi dari setiap Kementerian serta diperlukannya brand ambasador sebagai duta informasi pada kegiatan-kegiatan yang menjadi skala prioritas kementerian dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga. Duta yang disesuaikan tentunya dengan bidang masing-masing disetiap kedeputian, seperti Duta Kepemudaan dan Keolahragaan.  

“Perlu kiranya Kementerian Kemenpora membangunan Image dengan cara mengahdirkan Duta atau Brand Ambasador Bidang khusus yang menjadi domain di setiap Unit Kedeputian Kemenpora. Baik Bidang Kepemudaan dan Keolahragaan. Duta atau brand ambassador haruslah dari kalangan muda yang dapat menjadi tokoh panutan dan publik pigure yang baik yang bisa memberi aura positif serta semangat terhadap kegiatan yang akan di laksanakan agar masyarakat lebih tahu program apa saja yang ada di Kementerian Pemuda dan Olahraga”. (sal)